Bisnis Kecil dan Bauran Pemasaran

Menurut pendapat dari William J. Stanton  (1993:7) Pemasaran adalah ” suatu sistem total dari kegiatan bisnis yang dirancang untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang-barang yang dapat memuaskan keinginan dan jasa baik kepada konsumen saat ini maupun konsumen potensial”. Sedangkan Bauran Pemasaran merupakan kegiatan-kegiatan yang meliputi Perencanaan Barang (Product), Penetapan Harga (Price), Program Promosi (Promotion), dan Saluran Distribusi (Place).

Bisnis kecil dapat menjadi peluang usaha yang cukup menguntungkan. Bisnis-bisnis kecil ini tidak memebutuhkan modal yang cukup besar, caranya juga sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja . Contoh-contoh bisnis kecil banyak sekali salah satunya misalnya kita bisa memproduksi makanan seperti kacang goreng dan telur gabus.

Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kacang goreng dan telur gabus tidak terlalu sulit dan cara membuatnya pun sangat mudah dan cepat.

Untuk memproduksi kedua makanan tersebut sebaiknya kita mebuat kacang goreng terlebih dahulu setelah itu baru kita membuat telur gabus, karena jika kita membuat telur gabus terlebih dahulu minyak yang kita gunakan akan kotor, tetapi kalau kita gunakan untuk menggoreng kacang terlebih dahulu minyak yang kita gunakan masih bersih dan bisa kita gunakan lagi untuk menggoreng telur gabus.

Bahan-bahan untuk membuat kacang goreng:

  • 1 kg kacang tanah                            Rp. 14.000,-
  • 2 ons bawang putih                          Rp.  4.000,-
  • ½ kg minyak sayur                         Rp.  5.500,-
  • 2 bungkus royco ayam                    Rp.     700,-
  • Plastik putih ukuran kecil               Rp.  1000,-
  • Gas                                                     Rp.  2000,-

Total                                              :               Rp.  27.200,-

Cara Membuat:

Pertama-tama kita sangrai kacang terlebih dahulu sampai setengah matang dan kulit kacang kering tujuannya agar kulit kacang mudah untuk di bersihkan. Kemudian kupas (bersihkan) kacang dari kulitnya hingga bersih lalu cuci kacang dan aduk-aduk dengan royco.setelah itu goreng kacang sampai berwarna kekuningan (matang). Untuk bawang sebaiknya kita goreng setelah menggoreng telur gabus, agar minyak yang digunakan tidak bau bawang. Diamkan sampai dingin, sementara itu kita membuat telur gabus.

 

Bahan-bahan untuk membuat telur gabus:

  • 1 kg sagu                                               Rp.  9.000,-
  • ½ kg telur                                            Rp.  7.000,-
  • 1 kg gula                                                Rp. 10.000,-
  • 1 kg minyak sayur                               Rp. 11.000,-
  • Plastik ukuran ukuran sedang           Rp.   2.000,-
  • Gas                                                         Rp.   5.000,-

Total                                              :               Rp. 44.000,-

Cara membuat:

Pertama-tama kocok telur dan aduk dengan sagu sampai menjadi adonan yang bisa di pulung, setelah itu pulung adonan tadi dan taruh d wajan dengan minyak dingin. Kemudian panaskan wajan dan goreng hingga menguning dan garing lalu angkat dan tiriskan dan diamkan sampai dingin. Hal yang perlu di perhatikan dalam membuat telur gabus ini, minyak atau adonan tidak boleh terkena air, karena jika terkena air ketika kita menggoreng minyak akan meledak-ledak dan telur gabuspun tidak akan mengembang. Sambil menunggu telur gabus dingin sebaiknya kita siapkan gula, caranya masak gula dan tambahkan daun pandan agar wangi lalu aduk hingga mengental setelah itu masukan telur gabus yang sudah dingin tadi  aduk hingga gula merata.

Setelah membuat telur gabus kita menggoreng bawang. Caranya iris bawang tipis-tipis menggunakan alat pengiris bawang lalu goreng hingga kuning dan wangi, dan adukan ke kacang goreng yang tadi sudah kita buat.

Untuk selanjutnya kita bungkus telur gabus dan kacang goreng tadi menggunakan plastic dan bungkus dengan rapi. Untuk 1 kg kacang bisa menjadi 50 bungkus dengan harga @Rp. 1000,-/bks dan untuk 1 kg sagu dapat menghasilkan 100 bungkus dengan harga @Rp. 1.000,-/bks, kita dapat menjualnya di rumah atau menitipkannya kepedagang kecil atau warung-warung sekitar rumah. Komisi yang diberikan untuk pengecer sebesar 20%. Jadi, untuk 1 kg kacang kita dapat memperoleh Rp.50.000,- di potong 20% untuk pengecer  Rp. 10.000,- dan modal Rp. 27.500,- maka keuntungan yang dapat kita peroleh Rp.12.800,- sedangkan untuk 1 kg sagu kita dapat mempeoleh Rp.100.000,- dipotong 20% untuk pengecer dan modal Rp.44.000,- maka keuntungannya sebesar Rp. 36.000,-. Jadi total keuntungan kita sebesar Rp.48.800,-/hari.

Walaupun untung yang kita dapatkan tidak seberapa besar tetapi bisnis ini bisa di jadikan sebuah kegiatan, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga untuk mengisi waktu luang yang bermanfaat dan cukup lumayan untuk menambah-nambah penghasilan.

About purnama110393

badminton is my hobby
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s